BREAKING NEWS


 

Dana Ratusan Juta Dipertanyakan, Warga Sasur Kao Desak Transparansi Bak Air dan Jalan Tani


HALMAHERA UTARA
— Sejumlah warga Desa Sasur, Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara, mendesak pemerintah desa membuka secara transparan penggunaan anggaran pembangunan bak air bersih dan jalan tani yang dinilai minim keterbukaan dalam beberapa tahun terakhir.

Pernyataan sikap itu disampaikan warga pada Kamis (13/2/2026). Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, masyarakat mempertanyakan kejelasan informasi terkait besaran anggaran, sumber dana, serta pelaksanaan sejumlah program pembangunan desa.

Menurut dia, pada 2023 pembangunan bak air bersih didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp70 juta dan tambahan anggaran pemerintah pusat sebesar Rp150 juta. Namun, untuk program serupa pada 2024 dan 2025, warga mengaku tidak mengetahui pagu anggaran maupun rincian pelaksanaannya.

“Sejumlah program, termasuk pembangunan bak air bersih, tidak disertai informasi yang jelas kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain bak air bersih, warga juga menyoroti pembangunan jalan tani yang dikerjakan pada periode 2021 hingga 2023. Mereka menyebut selama proses pekerjaan tidak ditemukan papan proyek sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Warga menilai kondisi tersebut membuat masyarakat tidak mengetahui sumber anggaran maupun nilai kegiatan. Bahkan, menurut mereka, jalan tani itu hanya ditimbun menggunakan tanah tanpa material batu split.

“Setiap program tidak dipublikasikan dalam bentuk papan proyek. Masyarakat tidak tahu sumber anggaran maupun nilai kegiatannya,” katanya.

Warga menyatakan persoalan transparansi ini bukan terjadi sekali, melainkan telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir pada sejumlah proyek infrastruktur desa lainnya.

Masyarakat Desa Sasur berharap pemerintah desa segera memberikan penjelasan terbuka terkait seluruh program pembangunan yang menggunakan anggaran negara. Mereka juga meminta pengawasan dari instansi terkait agar pelaksanaan pembangunan desa berjalan sesuai ketentuan serta memberi manfaat nyata bagi warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah desa belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan tersebut. (Dic)

Tim Redaksi Mandiolinew

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar