Kantor Desa Air Mangga Dihajar Massa: Nama PJ Kades Diseret Jadi Dalang Anarkis!
Halmahera Selatan – Kantor Desa Air Mangga Indah, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, porak-poranda usai digempur sekelompok warga pada Senin (22/9/2025) malam.
Aksi brutal ini diduga sarat kepentingan politik dan menyeret nama Penjabat Sementara (Pj) Kepala Desa sebagai aktor intelektual di balik pengerusakan fasilitas negara.
Menurut keterangan warga, kericuhan bermula setelah muncul ketegangan politik di desa terkait penolakan sebagian warga atas kembalinya Fransiskus Salauwe sebagai Kepala Desa definitif.
Ketegangan itu sempat diredam oleh anggota DPRD Halsel, Hendry Romington Karafe—putra asli Desa Air Mangga sekaligus Sekretaris Komisi I DPRD yang membidangi pemerintahan.
Hendry hadir untuk memediasi warga. Forum mediasi memang sempat panas, dengan adu argumen keras antarwarga. Namun, suasana berhasil dikendalikan dan berakhir damai.
Aksi Brutal di Malam Hari
Ketenangan itu ternyata hanya sementara. Malam harinya, sekelompok orang nekat melampiaskan amarah dengan merusak Kantor Desa Air Mangga. Fasilitas negara itu jadi sasaran amuk: kaca pecah, barang-barang kantor hancur, dan peralatan rusak parah.
Dugaan keterlibatan Pj Kades kian menguat. Informasi yang dihimpun media ini menyebut, pelaku pengerusakan merupakan orang dekat Pj Kades, bahkan termasuk kerabat inti seperti orang tua dan sepupu-sepupunya.
Warga Murka, Desak Aparat Bertindak
“Kalau terbukti jadi dalang, jangan kompromi. Dia ASN, tidak pantas melawan keputusan Bupati. Harus ada sanksi tegas,” ujar warga lain dengan nada geram.
PJ Kades Masih Bungkam
Hingga berita ini diturunkan, Pj Kepala Desa Air Mangga belum memberikan klarifikasi terkait tuduhan serius tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan media ini masih belum direspons.





