BREAKING NEWS


 

SEMAHABAR Geruduk DPRD Halbar, Tuntut Copot Pejabat dan Usut Dugaan Penyimpangan RSP


Halmahera Barat
– Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (SEMAHABAR) Kota Ternate menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor DPRD Halmahera Barat, Kamis (4/9). Aksi ini menuntut penyelesaian sejumlah persoalan krusial, termasuk dugaan penyimpangan pemindahan lokasi Rumah Sakit Pratama (RSP) dari Kecamatan Loloda ke Kecamatan Ibu.


Dalam orasi pembukaannya, Gusti Ramli, Koordinator Lapangan sekaligus Ketua Umum SEMAHABAR, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap kebijakan pemerintah daerah yang dinilai tidak pro-rakyat.


“Kami ingin buktikan bahwa demonstrasi bukan ancaman, melainkan ruang demokrasi dan hak konstitusional yang harus dijaga bersama,” tegas Gusti.


Soroti Pemindahan Rumah Sakit Pratama


Salah satu sorotan utama mahasiswa adalah pemindahan lokasi pembangunan RSP. Menurut Gusti, penetapan awal dari Kementerian Kesehatan menempatkan RSP di Kecamatan Loloda, namun pemerintah daerah memindahkannya ke Kecamatan Ibu tanpa alasan jelas.


“Ini cacat secara formil. Kementerian pasti sudah punya dasar penetapan lokasi di Loloda, lalu kenapa tiba-tiba dipindahkan tanpa dasar hukum yang kuat?” ujarnya.

SEMAHABAR juga menuntut Bupati Halmahera Barat, James Uang, segera mencopot Kepala Dinas Kesehatan karena diduga terlibat dalam proses pemindahan tersebut.


“Jika Bupati tidak bisa mencopot Kadis Kesehatan, maka Bupati harus turun dari jabatannya. Ini soal keberpihakan kepada rakyat,” tegas Gusti.


DPRD Dinilai Pasif, Bupati Diminta Tegas


Massa aksi mengaku kecewa dengan sikap DPRD Halbar yang dinilai tidak memberikan jawaban tegas atas tuntutan mereka. Menurut SEMAHABAR, anggota dewan justru terkesan menghindar dan memberikan alasan yang berbelit-belit.


Bupati Halmahera Barat, James Uang, yang turut hadir dalam audiensi, mengatakan akan menampung aspirasi mahasiswa. Namun, ia menegaskan bahwa tidak semua tuntutan dapat langsung direalisasikan.


“Aspirasi ini kami terima. Tapi soal RSP, saya mau sampaikan bahwa pemerintah pusat juga kadang keliru soal penetapan lokasi. Semua akan kita kaji,” ujar James.


13 Tuntutan SEMAHABAR


Dalam aksinya, SEMAHABAR Kota Ternate menyampaikan 13 poin tuntutan, di antaranya:


1.Pemerataan beasiswa bagi mahasiswa Halmahera Barat.

2.Pembentukan Perda untuk komoditas lokal.

3.Copot Kapolri, Kapolda Maluku Utara, dan 4.Kapolres Halmahera Barat.

5.Copot Rosbery Uang dari jabatan Kadis Pendidikan.

6.Cabut izin PT. TUB dan PT. GEODIPA.

7.Tuntaskan persoalan RTRW Halmahera Barat.

8.Selesaikan masalah telekomunikasi dan air bersih di Kecamatan Ibu Selatan.

9.Selesaikan sengketa enam desa di Kecamatan Jailolo Selatan.

10.Penjarakan Kadis Perindagkop.

Tangkap dan adili Novelheins Sakalaty.

11.Tangkap dan adili Bupati Halmahera Barat.


Tim redaksi Mandiolinews


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar