Kadis DPMD Halmahera Selatan Tegaskan Komitmen Perkuat Posyandu di Rakornas 2025
Jakarta, – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan, M. Zaky Abd Wahab, SH., MH., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu 2025 yang berlangsung di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta.
Rakornas kali ini mengusung agenda besar penataan kelembagaan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Fokus utamanya adalah percepatan penurunan stunting, penguatan layanan dasar, serta implementasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa.
“Posyandu bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat. Dengan penguatan kelembagaan, Posyandu di desa akan lebih terstruktur, berdaya guna, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPMD Halsel berkomitmen menjadikan Posyandu sebagai sektor utama pelayanan masyarakat desa, terutama dalam isu prioritas nasional seperti pencegahan stunting, peningkatan gizi, pendidikan anak usia dini, hingga pemberdayaan keluarga.
Rakornas yang turut dihadiri Menteri Dalam Negeri sebagai penasihat Tim Pembina Posyandu ini juga menghadirkan praktik baik dari berbagai daerah, menjadi ajang pertukaran pengalaman dan inovasi antar kabupaten/kota se-Indonesia.
“Kunci keberhasilan Posyandu ada pada kolaborasi. Pemerintah desa, kader Posyandu, TP PKK, dan masyarakat harus saling mendukung agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, DPMD Halsel akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa serta Tim Penggerak PKK di tingkat kabupaten hingga kecamatan. Langkah ini dilakukan agar seluruh kebijakan nasional terkait Posyandu berjalan seiring dengan visi pembangunan agromaritim Halmahera Selatan.
Rakornas Posyandu 2025 pun menjadi momentum penting bagi Halsel dalam menunjukkan keseriusan membangun desa melalui penguatan kelembagaan, pelayanan kesehatan dasar, dan partisipasi aktif masyarakat.




